Dec 08

Dari Lary Page hingga Michal Dell, Inilah Rahasia 11 Orang Terkaya Dunia

Tokoh-tokoh dunia, pebisnis atau pengusaha yang sudah meraih keberhasilan senantiasa mempunyai daftar ucapan atau kata-kata yang dapat dijadikan kalimat motivasi. Banyak metode yang bisa dipakai untuk mensupport kita untuk giat melakukan sesuatu. Metode yang sering dilakukan yakni dengan membaca quote kalimat motivasi dari berbagai tokoh-tokoh dunia maupun pebisnis yang telah mencapai keberhasilan.

Quote mereka memiliki arti. Pasalnya, dalam mewujudkan atau mencapai keberhasilan, mereka mengalami beragam lika-liku dan cara yang tidak sama. Dari pengalaman itu, mereka membawa energi baik untuk orang-orang yang ada di sekitarnya.

Kita awali dari Lary Page pendiri Google, hingga Michal Dell (Pemilik perusahaan komputer Dell, berikut beberapa kata-kata atau uangkapan motivasi yang setidaknya membantu kita mendapatkan energi baru:

1. Larry Page, pendiri Google

“Sekiranya Anda sedang mengubah dunia, Anda berprofesi untuk suatu tujuan yang penting. Anda merasa sungguh-sungguh bersuka cita bangun di pagi hari”

Google sudah dikenal sebagai sebuah raksasa internet di muka bumi. Kata-kata dari Larry Page tersebut mendorong kita agar bersemangat mengubah diri sendiri sebelum melaksanakan kesibukan sepanjang hari. Saat-hal yang menyebabkan kita motivasi senantiasa bersumber pada diri sendiri.

Melainkan kita melakukannya dengan sungguh-sungguh, karenanya tiap pagi akan dilalui dengan perasaan yang motivasi dan dalam kebaikan. Setidaknya inspirasi ini memang betul-betul digunakan Larry Page. Sebagai bukti, seiring perjalanannya, usaha Google senantiasa menemukan ruang-ruang baru dalam berinovasi serta menyumbangkan tidak sedikit dampak bagi segala kalangan di dunia.

2. Michael Dell, yang menciptakan perusahaan teknologi DELL

“Akuilah bahwa akan ada kegagalan, dan akan ada rintangan. Tapi, Anda akan belajar dari kesalahan dan kesalahan orang lain, sebab amat sedikit yang bisa dipelajari dari kesuksesan.”

Ungkapan dari penemu perusahaan komputer Dell di atas sedikitnya mempunyai makna, selama melakukan usaha akan selalu pasti ada halangan sendiri. Saat yang diperlukan yaitu tiap usaha yang kita lakukan tentunya pernah merasakan kegagalan.

Mengakui kesalahan sendiri malahan tidak kalah penting. Tetapi dengan belajar dari kekeliruan, maka kita sanggup mencari metode untuk tak melakukan hal yang sama lagi dan secara perlahan meraih kesuksesan.

3. Drew Houston, Pendiri Dropbox

“Don’t worry about failure, you only have to be right once.”

Pendiri fitur cloud storage (tempat penyimpanan menggunakan komputasi awan), Drew Houston, lewat kata kata mutiara simpelnya berkeinginan mempersembahkan pesan agar jangan pernah takut atau menyesali keterpurukan. Bila di dalam tiap-tiap kegagalan, tentunya kita akan menemukan satu jalan dalam menjalankan sesuatu yang tepat.

Oleh karena itu, untuk yang menganggap selalu terpuruk, belajarlah untuk mengetahui apa yang dilaksanakan, sehingga suatu saat nanti mencapai kesuksesan.

4. Steve Jobs, Pendiri Apple

“You can’t connect the dots looking forward, you can only connect them looking backwards.”

Salah satu orang yang mempunyai peranan penting di bidang teknologi adalah mendiang Steve Jobs. Pendiri dan mantan CEO Apple yang meninggal pada tahun 2011 ini melalui kata kata bijak singkat di atas mau menyatakan, kita tidak senantiasa mampu memprediksi bagaimana yang akan terjadi di masa depan. Tetapi, yang utama kita pahami yakni senantiasa belajar dari pengalaman untuk maju dan menjadi seorang individu yang lebih baik di masa depan.

Apa yang diucapkan Steve Jobs ini seperti memberi gambaran mirip apa yang pernah dijalankan Google. Pernah jatuh dengan beberapa layanan yang dihadirkannya, namun Google dengan secepat mungkin belajar dari kesalahannya tersebut lalu menciptakan temuan-penemuan masa depan yang tak pernah terpikirkan.

5. Elon Musk, CEO SpaceX dan Founder Tesla Motor

“Disini, gagal merupakan opsi. Seandainya sesuatu tak gagal, berarti Anda kurang berkreasi.”

Elon Musk seringkali dianggap sebagai Tony Starks (karakter pemeran Iron Man) di alam kongkret. Tapi, jika berbicara bagaimana mengelola usaha apa yang diinginkan Elon Musk seolah-olah dikira edan!

Elon Musk sudah sempat gagal pada peluncuran roketnya, menyebabkan self-drivingcar dan beraneka penemuan-temuan lainnya. Tapi dirinya tidak menyerah berinovasi, membuat produk-produk yang dapat mengubah kehidupan sosial.

Suatu semangat yang tentunya akan membawa kita untuk terus berkreasi, padahal senantiasa gagal pada setiap momen hidup. Larry Page, Michael Dell, hingga Steve Jobs malahan pasti pernah punya masa lalu yang sama dan malah mengajari kita untuk senantiasa berinovasi.

6. Richard Branson, Pendiri Virgin

“Kompleksitas merupakan musuhmu. Melaksanakan orang bisa membuat hal-hal menjadi kompleks, tetapi menyederhanakan sesuatu itu merupakan hal yang sulit.”

Dari mengawali usaha majalah, sampai melakukan Virgin Records, yang setelah itu menjadi Virgin Megastores dan mengembangkannya menjadi Virgin Atlantic Airways bukanlah suatu proses yang mudah untuk ditransformasikan menjadi usaha yang sukses.

Richard Branson, salah satu orang paling tajir di dunia versi majalah Forbes ini lalui perjalanan usaha yang tidak singkat. Tetapi juga dengan yang dilakukan Larry Page Bersama Sergei Bryn di kala mengendalikan kendali Google, atau Michael Dell ketika melakukan bermacam-macam variasi pengembangan usaha komputernya.

Menjalankan sebuah bisnis memang tidak gampang dan cenderung kompleks dengan bermacam-macam variasi hal, termasuk ketika akan berkreasi dengan hal-hal baru. Tetapi, di kala kita melakukan sebuah perusahaan dan bersua dengan hal-hal yang kompleks, jangan membuatnya menjadi lebih kompleks lagi, tapi mencari jalan keluar agar cara kerja bisnis aktif dengan baik.

7. Mark Zuckerberg, Pencipta Facebook

“Sistem pikir regulasi paling sederhana dalam perusahaan yakni kalau Anda mengerjakan profesi yang lebih gampang dulu, karenanya Anda sebetulnya telah membuat banyak cara kerja”

Richard Branson mempunyai cara sendiri ketika mengerjakan usaha yang sarat dengan sesuatu yang rumit. Tetapi, Mark Zuckerberg yang sekarang menjadi pemilik Facebook, memiliki metodenya sendiri yakni membuat suatu hal sederhana dalam melakukan bisnis.

Bicara usaha memang tidak selamanya senantiasa berjalan dengan gampang dan pantas dengan kecakapan kita, pun dapat menjadi lebih sulit. Nah, jika Richard lebih memilih menjadikannya menjadi sederhana, maka Mark memilih untuk mengerjakan pekerjaan yang lebih gampang khususnya dahulu.

Sistem ini akan membuat kita tak buang waktu untuk mengerjakan profesi yang tak perlu dijalankan. Sehingga pada alhasil pekerjaan kapabel terfokus dan target yang dicapai bisa berjalan sesuai dengan harapan sebuah usaha.

8. Jack Ma, Bos Alibaba

“Jika kita yaitu satu tim yang bagus dan tahu apa yang mau kita lakukan, satu orang saja dari kita bisa mengalahkan sepuluh saingan kita.”

Via atau transformasi bisnis tidak bisa diterangkan berdasarkan ego seseorang saja. Larry Page, Steve Jobs, Michael Dell hingga Richard Branson pastinya punya rekan terbaik di sekitarnya. Makna partner bisnis adalah hal yang utama dalam mengerjakan perusahaan. Jack Ma, bos Alibaba, perusahaan China yang seperti itu menjulang namanya pun menjalankan hal yang sama.

Dari kalimatnya itu, Jack Ma seperti mengajarkan kepada kita bagaimana mengelola sebuah partner kerja menjadi lebih bagus. Kerjasama yang terarah tanpa patut mengambil strategi dari kompetitor usaha cakap merubah segalanya. Tidak kerjasama, segala pekerjaan bisa menjadi lebih mudah dan skor serta tujuan dari sebuah usaha bisa dikerjakan dengan bagus pula.

9. Howard Schultz, Bos Starbucks

“In this ever-changing society, the most powerful brand are built from the heart, the strength of the human spirit, not an ad campaign”

Kata kata dari Howard di atas menerangkan banyak bisnis yang dilaksanakan karena cuma memikirkan profit sendiri. Howard menyuarakan bahwa usaha dilakukan bukan cuma untuk mencari profit, namun menjadi solusi dari bermacam macam problem di lingkungan sekitar.

Memang tidak dapat disampingkan, bahwa usaha memang selalu mengenai profit. Namun, jikalau tak mampu menjadi solusi bagi keperluan masyarakat, karenanya bisa jadi usaha yang dilaksanakan pastinya menjadi sia-sia, dan malah akan semakin diabaikan semua orang.

10. Bill Gates, Pemilik Microsoft

“Pelanggan yang benar-benar tak bersuka ria (atas layanan Anda) adalah sumber pembelajaran paling berharga dalam bisnis.”

Bill Gates bisa dibilang sebagai seorang pengusaha di muka bumi yang terlampau berhasil. Jika dari mengembangkan perangkat lunak (software) yang berjalan pada sistem komputer yang dinamakan Microsoft, hingga sekarang kemajuan perusahaannya konsisten berjalan.

Tak menanggapi beraneka tipe rintangan, namun Bill Gates selalu belajar dari pengalaman-pengalaman konsumennya. Dari kata-kata yang diungkapkan oleh Bill Gates hal yang demikian kita dapat belajar bahwa memperdengarkan kemauan dan kritik dari pelanggan yakni salah satu faktor penting dalam berbisnis.
Jikalau mendapati satu atau sebagian pelanggan yang tak bahagia terhadap layanan yang diberi, berarti sepatutnya ada kreativitas atau inovasi segar yang lantas dilakukan. Sehingga pengerjaan bisnis konsisten dapat berjalan, dan bukan tak mungkin akan menerima konsumen baru.

11. Jeffrey Bezos, Pendiri Amazon

“Anda tahu, apabila pelayanan Anda tak memuaskan, pelanggan Anda tak akan memberitahukannya terhadap 5 sahabat mereka, tapi terhadap 5.000 sahabat. Jadi, kita harus memaksimalkan segala hal yang dibutuhkan untuk mengembangkan sebuah usaha yang penting dan tahan lama, dan sekiranya kita tidak mengerjakannya, akan memalukan akibatnya bagi kita.”

Mirip dengan Bill Gates, penemu Amazon Jeffrey Bezoz, mengucapkan bahwa apa yang diharapkan pelanggan yakni hal yang sangat perlu dalam sebuah bisnis. Dari hal tersebut kita dapat mengambil pelajaran bahwa pengalaman konsumen adalah sebuah kunci berhasil dalam melakukan usaha.

Berawal cuma sekadar mencontoh apa harapan pelanggan, melainkan menciptakan ruang untuk mendengarkan apa yang mereka harapkan ialah salah satu faktor utama berhasil dalam bisnis.

Post by: Akmal Bahtiar

Leave a Reply

Your email address will not be published.